Apresiasi Dedikasi, Pemerintah Desa Karangasem Lepas Perangkat Desa Purna Bakti di Balai Desa
KARANGASEM – Pemerintah Desa Karangasem menggelar acara perpisahan dan pelepasan bagi perangkat desa yang telah memasuki masa purna bakti pada Kamis (24/09/2026) bertempat di Balai Desa Karangasem.
Dua pamong desa yang resmi purna tugas terhitung mulai bulan September 2026 tersebut adalah Kepala Dusun (Kadus) I Bapak Mulyono dan Kadus III Bapak Bibit. Acara yang berlangsung haru ini dihadiri oleh seluruh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), jajaran Ketua RT/RW, TP PKK, Karangtaruna, tokoh masyarakat, serta perwakilan Forkopimcam yakni Kasi PMD Kecamatan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Karangasem menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam dan penghormatan setinggi-tingginya atas segala pengabdian, tenaga, serta pikiran yang telah dicurahkan oleh kedua Kadus selama bertahun-tahun demi kemajuan desa dan pelayanan kepada warga.
Sebagai bentuk penghargaan nyata dari pemerintah desa, pada kesempatan tersebut dilakukan serah terima tabungan purna bakti dan dana jasa pengabdian dengan akumulasi total mencapai Rp111.675.625,00
Secara rinci, Kadus I Bapak Mulyono menerima hak purna bakti sebesar Rp55.397.631,00 yang bersumber dari akumulasi tabungan purna bakti senilai Rp37.897.631,00 dan tunjangan jasa pengabdian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sebesar Rp17.500.000,00. Sementara itu, Kadus III Bapak Bibit menerima total hak purna bakti sebesar Rp56.277.994,00 dengan rincian tabungan purna bakti senilai Rp33.777.994,00 dan jasa pengabdian dari APBDes sebesar Rp22.500.000,00.
"Penghargaan dan dana yang diserahkan hari ini tentu tidak sebanding dengan nilai pengabdian tulus yang telah Bapak Mulyono dan Bapak Bibit berikan kepada Desa Karangasem. Namun, ini adalah komitmen resmi desa untuk menjamin hak-hak perangkat yang telah purna tugas dengan transparan dan sesuai regulasi," ujar Kepala Desa Karangasem.
Acara pelepasan ini ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh tamu undangan yang hadir, dilanjutkan dengan foto bersama sebagai simbol penghormatan atas berakhirnya masa tugas kedua abdi masyarakat tersebut dengan catatan yang baik (husnul khatimah).