Desa Karangasem Juara I Lomba Pelaksana Terbaik Posyandu Tingkat Nasional
Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Sukoharjo. Posyandu Mulia II Desa Karangasem Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo meraih Juara I lomba pelaksanaan terbaik nasional mewakili Provinsi Jawa Tengah. Posyandu Mulia II Desa Karangasem ini mengikuti lomba pelaksanaan terbaik tingkat nasional Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (Kesrak PKK), Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)-Kesehatan, Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), Posyandu, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ke XXVI di Propinsi Kalimantan Selatan.
Posyandu Mulia II Sukoharjo, bersaing bersama 5 Kabupaten lain di Indonesia yaitu Kabupaten Tambalong Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Bandung, Kabupaten Buleleng Bali, dan Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta.
Bupati H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM berharap dengan kehadiran Tim Verifikasi lapangan lomba posyandu hasil verifikasi nantinya akan menghantarkan Tim Penggerak PKK desa Karangasem menjadi pelaksana terbaik posyandu tingkat nasional tahun 2019.
Rombongan tim penilai pusat dipimpin oleh Hari Panji Mulyana, SE, M.Si Kasi Peningkatan Kesejahteraan Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementrian Dalam Negeri RI.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sukoharjo Hj. Etik Suryani S.E., M.M. mengawali laporan kegiatan dengan melaksanakan salam germas serta memberikan gambaran kepada Tim Penilai dari pusat tentang berbagai kebijakan dan inovasi, prestasi TP PKK Kabupaten Sukoharjo.
Kabupaten Sukoharjo memiliki tim penggerak PKK yang solid. Dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Sukoharjo melalui jalur PKK dimulai dari merencanakan, mengorganisasi, melaksanakan kegiatan serta melakukan monitoring kami selalu berkoordinasi dan berkonsolidasi di gedung PKK Dharma Bhakti Wijaya.
Dalam paparannya, ketua TP PKK menyampaikan kepada Tim Penilai dari pusat salah satunya tentang kebijakan dan inovasi Ketua TP PKK Kabupaten Sukoharjo untuk mensejahterakan masyarakat melalui jalur PKK dilaksanakan dengan inovasi sukoharjo "SSAKINA" (Stop Stunting, Angka Kematian Ibu dan Anak) dan berbagai kebijakan prestasi lainnya.
Pertama, kegiatan SSAKINA dilaksanakan dengan satu gerakan masyarakat memberikan ASI Ekslusif dengan istilah Germas Asiek dengan adanya Perbup tentang peningkatan pemberian Asi Ekslusif.
Kedua, kelas Ibu hamil dan kelas Ibu Balita.
Ketiga, untuk mencegah anemia sekaligus untuk tampil lebih cantik, energik dan bugar bagi remaja putrid dan ibu hamil pemberian tablet tambah darah yang popular disebut Pil Pintar dan Pil Cantik bagi remaja putrid dan ibu hamil,
Keempat, GERVASA ( Gerakan IVA masuk ke Desa) sesuai surat edaran Bupati tahun 2018.
Kelima, dibentuknya DASIAT (pemuda siaga sehat) salah unggulan di kabupaten Sukoharjo dengan beranggotakan pemuda pemudi relawan kesehatan yang berperan mengatasi masalah kesehatan seperti menurunkan AKI, AKB, dengan donor darah, penyuluhan PHBS.
Keenam, dalam upaya mewujudkan Sukoharjo Sehat Tim Penggerak PKK dengan organisasi profesi dan rumah sakit negeri dan swasta mensosialisasikan masyarakat tentang Germas atau gerakan masyarakat hidup sehat dengan berbagai macam kegiatan seperti senam sukoharjo sehat dan budaya makan buah sayur.