Desa Karangasem Sepakati 14 Titik Kegiatan Sarpras senilai 2,2 Miliar Dari Bankeupemdes Tahun 2026
KARANGASEM – Pemerintah Desa Karangasem menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas pelaksanaan Bantuan Keuangan Pemerintah Desa (Bankeupemdes) Bidang Peningkatan Sarana Prasarana (Sarpras) Perdesaan APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2026. Pertemuan krusial ini dilaksanakan di Balai Desa Karangasem pada Rabu (12/8/2026) Jam 19.00 WIB.
Musyawarah ini dihadiri oleh Kepala Desa Karangasem Bambang Minarno, S.Ag., jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Agenda utama musdes ini berhasil menelurkan kesepakatan mutlak mengenai detail lokasi, volume, hingga alokasi anggaran untuk 14 titik kegiatan pembangunan sarpras di seluruh penjuru desa.
Total bantuan keuangan yang dikucurkan oleh Pemprov Jateng untuk Desa Karangasem mencapai Rp 2.298.960.000 (Dua Miliar Dua Ratus Sembilan Puluh Delapan Juta Sembilan Ratus Enam Puluh Ribu Rupiah).
Kepala Desa Karangasem, Bambang Minarno, S.Ag., dalam pengarahannya menekankan agar pengerjaan infrastruktur ini dilakukan secara transparan dan akuntabel. Struktur organisasi pelaksana juga telah dikukuhkan guna menjamin kelancaran proyek di lapangan:
- Ketua TPK : Bapak Cipto
- Ketua Pelaksana Kegiatan: Bapak Dwi Fitriawan, S.Kom.
Demi mendongkrak perekonomian warga lokal, forum secara bulat menyepakati bahwa seluruh 14 kegiatan pembangunan sarpras tersebut dilaksanakan dengan sistem swakelola (padat karya tunai) menggunakan tenaga kerja dari warga desa setempat untuk pekerjaan sederhana.
Selain itu, hal yang menjadi terobosan penting dalam musyawarah ini adalah komitmen perlindungan bagi para pekerja. Pemerintah desa sepakat mengalokasikan anggaran khusus untuk mendaftarkan seluruh pekerja proyek ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan sesuai denganpetunjuk pelaksanaan. Langkah ini diambil sebagai jaminan keselamatan kerja dan perlindungan sosial selama proyek berlangsung di lapangan.